Ammonia adalah bahan baku pembuatan urea,
dalam pabrik pupuk kelebihan amonia akan tampung dalam tangki
khusus yaitu Ammonia Storage Tank. Ammonia merupakan zat volatile dengan titik
didih normal -33oC pada tekanan atmosfer. Untuk mempermudah dalam penyimpanan dan pengangkutan ammonia, diberlakukan proses tekanan tinggi dengan suhu rendah
melalui bantuan kompresor, sehingga gas ammonia menjadi cair. Ammonia sendiri
merupakan material toxic yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata dan
tenggorokan, sedangkan pada tingkat konsentrasi rendah (<25 ppm) paparan
ammonia relatif tidak berbahaya. Dalam bidang lingkungan, ammonia digunakan pada berbagai proses untuk menghilangkan SO2 dari gas buang pada plant pembangkit energi dengan bahan bakar dari fosil. Hasilnya berupa ammonium sulfate yang dijual sebagai pupuk.
11/12/2015
8/24/2015
Proses Pembuatan Gula Cair Tebu (Liquid Cane Sugar)
Proses pembuatan gula cair dari bahan baku tebu
secara umum dilakukan dengan beberapa tahap yaitu proses persiapan bahan baku, peroses
penggilingan, proses pemurnian, proses penguapan, dan proses
penyelesaian (Packing).
- Proses Persiapan Bahan Baku
Setelah
tebu ditebang dikebun, kemudian tebu
di antar kepabrik secepat mungkin dengan tenggang waktu 24 jam
dengan tujuan untuk menjaga kualitas
tebu. Karena bila lewat 24 jam
kualitas tebu akan ber kurang dikarenkan
penguraian sukrosa yang terdapat
dalam
tebu oleh mikroorganisme sehingga kadar gula dalam tebu akan menurun dan tebu akan terasa asam. Setelah truk pengangkut tebu memasuki areal
pabrik, truk beserta
tebu yang ada didalamnya ditimbang , dan sebelum truk
kosong keluar dari halaman pabrik setelah tebu di bongkar, hal ini
dilakukan untuk mengetahui berat
netto dari tebu yang dibongkar tadi.
Tebu
dari truk pengangkutan dijungkitkan dengan menggunakan
tenaga pompa hidrolik, sehingga tebu jatuh kedalam
lori. Kemudian tebu di bawa ke Cane Table (A-111) lalu pemasukan tebu ke Cane Carrier (J-112) diatur sedemikian rupa sehingga memenuhi
kapasitas gilingan yang
direncanakan.
Oleh
Cane Carrier (J-112) tebu
dibawa masuk kedalam cane leverler untuk pengaturan masuk tebu kedalam
Cane Cutter I (C-110). pada Cane Cutter I (C-110) tebu dipotong- potong untuk
memperkecil ukuran tebu, kemudian selanjutnya Cane Carrier membawa tebu ke
Cane Cutter II (C-115) untuk dicacah lebih halus lagi.
8/18/2015
Lintas Jalur 2012 (Oyi beh)
Ga kerasa ya gue udah 2 tahun aja kuliah di ITS, banyak cerita suka dan duka, banyak dapet temen juga pokoknya campur aduk banget lah pokoknya. Ini cerita lanjutan si sebenernya, lebih tepatnya cerita perjalanan gue setelah lulus kuliah D3. Setelah wisuda D3 gue nganggur dulu satu semester buat nunggu pendaftaran Lintas Jalur ITS. Waktu nganggur itu gue pake buat belajar bahasa inggris di Pare, Kediri, Jawa Timur. Lumayan lah english gue ada peningkatan, ga parah-parah banget. Awalnya gue berempat sama temen-temen gue dari D3 buat daftar ITS, kita semua belajar bareng buat ngadepin tes ITS. Tibalah hari H buat tes, gue ga lupa buat minta doa restu ke Ibu tercinta supaya dimudahkan tesnya, setelah berakhir tes gue sama temen-temen gue ga yakin kalo bakal diterima, tapi yasudahlah pasrah serahin sama Yang Maha Kuasa. :D keesokan harinya gue tes wawancara, gue sama temen-temen gue ga tau nanti pas wawancara bakal ditanyain apa aja, yang penting siapin mental aja dah. Selesai wawancara kita semua makan bareng di warung makan pak kumis, pasti anak ITS tau warung pak kumis. Disitu kita cerita ditanya apa pas wawancara dan kita semua udah pasrah apapun hasilnya nanti.
8/17/2015
Removal Iron from Silica Sand to Get High Purity of Silica using Sonication Method Assited Acid Leaching
Silica
sand is one of the most abundant minerals. It occurs in many different settings
throughout the geological record. The presence of iron compounds in silica sand is
prohibitive to the production of optical fibers, glass, ceramics and refractory
materials. Considerable efforts have been devoted to the problem of removing
contaminants by physical[1], chemical[2], and biological
methods[3]. Sometimes various combinations of these methods are
required to upgrade silica sand. The most appropriate method depends on the
mineralogical forms and distribution of iron in the particular ore. The photovoltaic manufacturing of cells requires the use of a very pure
silica (purity >99.9999 %) for obtaining a silica solar grade[4].
Chemical methods involve upgrading of such
minerals with inorganic and organic acids. The most commonly used inorganic
acids are sulphuric and hydrochloric , but these are generally costly and the
ensuing effluents are environmentally unacceptable. Furthermore, inorganic
acids such as sulphuric or hydrochloric acids easily contaminate the minerals
with SO42- and Cl-. Thus there is considerable
interest in the development of alternative technological means such as organic
acid leaching which may be more effective and eco-friendly. Additionally, oxalic
acid is found to be the most promising because of its acid strength, good
complexing characteristics and high reducing power, compared to other organic
acids. Using oxalic acid, the dissolved iron can be precipitated from the leach
solution as iron(II) oxalate dihydrate, which can be represented a useful
potential feedstock for added-value products. The removal of iron from silica
sand with oxalic acid has been studied by several workers. The chemical reactions
can be summarized as follows[5]:
7/21/2015
Jenis Sistem Pada Proses Sonikasi
Pada proses pecahnya gelembung kavitasi memiliki berbagai efek
dalam media cair, karena hal ini tergantung pada jenis sistem di mana proses ini terjadi. Sistem ini
secara garis besar dapat dibagi ke dalam cairan homogen, heterogen padat/cair
dan heterogen cair/cair. Sistem proses sonikasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sistem homogen dan sistem heterogen.
1. Sistem Homogen
Sistem homogen adalah sistem yang
terdiri dari campuran 2 bahan atau lebih dalam fase yang sama. Misalnya,
sejumlah kecil garam (NaCl) dimasukkan kedalam air, garam perlahan akan
menghilang. Garam yang telah dimasukkan larut dalam air membentuk suatu zat yang
berbeda dengan sifat murninya.
3/07/2015
Sonikasi
Sonikasi adalah suatu teknologi yang memanfaatkan gelombang ultrasonik. Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bisa didengar oleh manusia, yaitu kira-kira di atas 20 kHz. Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair, dan gas. Proses sonikasi ini mengubah sinyal listrik menjadi
getaran fisik yang dapat diarahkan untuk suatu bahan dengan menggunakan alat
yang bernama sonikator. Sonikasi ini biasanya dilakukan untuk memecah senyawa
atau sel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Getaran ini memiliki efek yang sangat
kuat pada larutan, menyebabkan pecahnya molekul dan putusnya sel.
Bagian utama dari perangkat sonikasi adalah
generator listrik ultrasonik. Perangkat ini membuat sinyal (biasanya sekitar 20
kHz) yang berkekuatan ke transduser. Transduser ini mengubah sinyal listrik
dengan menggunakan kristal piezoelektrik, atau kristal yang merespon langsung
ke listrik dengan menciptakan getaran mekanis dan kemudian dikeluarkan melewati
probe. Probe sonikasi mengirimkan getaran ke larutan yang disonikasi. Probe ini akan bergerak seiring dengan
getaran dan mentransmisikan ke dalam larutan. Probe bergerak naik dan turun
pada tingkat kecepatan yang tinggi, meskipun amplitudo dapat dikontrol dan
dipilih berdasarkan kualitas larutan yang disonikasi. Gerakan cepat probe
menimbulkan efek yang disebut kavitasi. Rangkaian alat sonikasi dapat dilihat pada Gambar I.
The Eighteen Power 2
Lama beud ya bersambungnya, maklum gue kan orangnya sok sibuk jadi ga sempet nulis gitu deh. :D
Sekarang gue mau nyeritain bagaimana gue sama temen-temen gue yang ngehits banget ketemu dan sampe akhirnya kita sidang kelulusan. Pertama kali kita dipertemukan di suatu tempat yang sangat bersejarah yaitu gedung FMIPA Unpad, haa lebai dikit boleh kan. Mulai dari situ kita kenalan, dan mulai dari situ juga kita saling mengenal karakter satu sama lain. Semester satu kita udah mulai agak kompak, soalnya kalau ada apa-apa pasti bringka alias bring kadie bring kaditu (istilahnya dari teh puteri). Semester satu berjalan dengan lancar, karena kita belum terlalu sibuk sama yang namanya praktikum. Laporan praktikum cuma 2-5 lembar, ah masih kecil kan kalau cuma segitu. Masuklah kita ke semester dua, ini semester yang bikin shock buat gue sama temen-temen gue. Coba aja ya bayangkan kita yang dulunya cuma satu praktikum sekarang jadi tiga praktikum, dan bikin laporannya ajib banget dah. Gimana teman-teman seperjuangan, pasti inget banget kan semester dua yang cetar membahana badai. Semester ini juga yang mulai ada konflik satu sama lain, namanya juga hidup pasti ada asem ada manisnya biar lebih berasa. Di semester ini juga adalah semester yang ngebuat sebagian diantara kita ga mandi kalau mau kuliah, ya biasa lah kejar deadline laporan, sampe-sampe waktu kuliah juga di pake buat ngerjain laporan. Pada akhirnya gue dan temen gue bisa melewati semester dua ini. Setelah UAS selesai kita punya rencana buat jalan-jalan ke Pangandaran, sekedar buat refreshing biar rada fresh lah ya sedikit. tapi sangat disayangkan ga semua bisa ikut, karena ada beberapa alasan tertentu. Nah mulai dari Pangandaran ini kita tau ternyata ada yang cinlok diantara kita, tapi karena demi persahabatan, si cewek tetep jadi temen aja, katanya kalo udah jadi pacar pasti beda. Ini ada bebrapa foto yang gue upload saat kita semua liburan.
1/18/2014
Uraian Proses Produksi Oksigen dan Nitrogen Cair
Proses
Produksi
Sebagian
besar nitrogen dan oksigen dalam industri diproduksi dengan cara proses
pemisahan udara pada suhu rendah atau proses adsorpsi. Produksi oksigen dan nitrogen cair pada kebanyakan industri digunakan proses pemisahan udara pada suhu rendah. Proses produksi nitrogen dan
oksigen cair terdiri dari tiga tahapan proses
yaitu proses pemurnian
awal, proses pencairan, dan proses pemisahan. Selanjutnya sebagai tahapan akhir dilakukan proses
pengisian gas ke dalam tabung pada Unit Filling
Station.
1
Proses
Pemurnian Awal
Proses
pemurnian awal
bertujuan untuk menghilangkan pengotor dari udara yang akan menyebabkan
gangguan terhadap proses pemisahan udara pada suhu rendah. Udara dihisap oleh blower
kemudian disaring dengan Air Filter. Lalu dikompresi sampai tekanan 5,8
barG pada Air Compressor dan
didinginkan pada Reactivation Exchanger dari suhu 110oC hingga suhu 77oC, kemudian didinginkan kembali
pada After Cooler hingga suhu 40oC.
Uraian Proses Pembuatan Biodiesel dari RPO
Bahan baku yang
digunakan untuk pengolahan biodiesel yaitu :
1.
Refined Palm
Oil (RPO)
merupakan minyak hasil kelapa sawit yang telah mengalami proses pemurnian di
Refinery.
2.
Metanol (CH3OH)
merupakan senyawa alkohol yang digunakan sebagai pereaksi yang akan memberikan gugus
alkil kepada rantai trigliserida dalam reaksi biodiesel.
3.
Natrium metilat (NaOCH3)
digunakan sebagai katalis (zat yang digunakan untuk mempercepat
reaksi),merupakan katakis basa karena mengandung alkalinity 30%.
4.
Asam klorida (HCl)
digunakan dalam proses penetralan akatalis di dalam Heavy Phase (Glycerine -
water - methanol) dengan kadar (>30%).
Pada proses pembuatan minyak diesel dari minyak nabati
yang biasanya dikenal dengan biodiesel ada beberapa tahapan proses yang harus
dilalui. Berikut ini akan menguraikan pemilihan proses produksi.
11/10/2013
Pembahasan Grinding and Sizing
Percobaan yang dilakukan kali ini
yaitu grinding dan sizing, tujuan dari percobaan ini yaitu untuk menentukan
ukuran (diameter) partikel padat umpan (feed) dan produk hasil grinding dengan
menggunakan analisis ayakan dan untuk menghitung energi kominusi yang
dibutuhkan dengan mereduksi ukuran diameter umpan Dpawal menjadi Dpakhir.
Grinding merupakan suatu unit operasi yang berfungsi untuk memperkecil
ukuran, istilah lain dari grinding yaitu pemecahan dan penghalusan atau
panghancuran (size reduction).
Message from Mother
One day there is a young boy who hurry to come into restaurant, because he was starving from in the morning. After he ordered some food, little boy came to near him. Little boy was a young cake seller.
- Little boy: excuse me sir, have some cake? it's a delicious
- Young boy: no thanks, i just wanted to eat some rice (young boy refused and smiled at the time)
and then the little boy out of the restaurant and waited him in the outside. When the little boy saw him was done eating, the little boy came near him anymore, and offered cake again when he would pay the food and went to the casheer. The young boy said to little boy, no thanks because i am full. But the little boy followed him, the little boy said this could be souvenir sir. And then he gave money to little boy.
7/20/2013
Memiliki Pemikiran Dewasa itu Tidak Mudah
Dewasa, apa definisi dari dewasa? Mungkin kita selalu menganggap bahwa kita sudah dewasa, tapi apakah pemikiran kita juga sudah dewasa? Apakah kita selalu dewasa dalam menghadapi atau menyelesaikan suatu masalah? Tidak semua manusia dapat bersikap dewasa, ketika mereka mendapatkan suatu masalah atau saat menyelesaikan masalah . Karena terbawa oleh emosi, kedewasaannya telah tertutupi. Apakah anda pernah mengalaminya? saya pernah membaca suatu blog, bahwa dewasa itu merupakan sebuah pilihan, di mana kita dapat menempatkan diri (bersikap dewasa) dan begitu juga sebaliknya. saya menyadari bahwa saya belum dewasa, karena sampai saat ini saya sedang belajar untuk menjadi orang yang dewasa.
nulis apa ya saya ini, maaf kalau ada salah2 kata. ^_^
Pengalaman di Kampung Inggris
gue mau cerita tentang pengalaman gue di Pare, Kediri, Jawa Timur. Setelah gue lulus D3 gue bingung mau ngapain, mau kerja tapi bingung kerja apa. mau nerusin kuliah juga nunggu dulu 6 bulan. ya udah gue putusin gue mau memperbaiki bahasa inggris gue yang semeraut. dan akhirnya gue putusin buat pergi ke Kampung Inggris di Kediri, Jawa Timur. Waktu itu gue gak tau apa-apa tentang Kampung Inggris, ya udah gue tanya sama kakaknya temen gue yang pernah berilmu di Kampung Inggris. dan gue di kasih info tentang lembaga-lembaga yang ada di Kampung Inggris, awalnya gue ga ngerti apa-apa kalau di bilang masih bloon. dan setelah mendapatkan info gue langsung calling owner dari salah satu lembaga yang ada di Kampung Inggris, karena saking banyaknya lembaga yang ada di Pare. gue nanya-nanya tentang lembaga ini dan akhirnya gue sama temen-temen gue mutusin buat ambil program pertama kali yaitu speaking di Mr. BOB English Club. Kamis, 20 September 2012 gue sama temen-temen gue berangkat ke Pare, Kediri. gue dan temen-temen kumpul di Stasiun Pasar senen. Kita belum tau mau tinggal dimana nanti setelah sampe di Kampung Inggris, kita cuma modal nekat aja berangkat ke Kampung Inggris. Akhirnya gue dan teman-teman sampe di Stasiun Kediri hari jum'at, 21 September 2012. Sesampainya di Stasiun Kita bingung mau naik apa, karena diantara kita ga ada yang tau mau naik apa menuju Kampung Inggris, akhirnya kita dapet info dari adek kelas yang udah pernah ke Pare, dan kita di kasih nomor telepon angkot menuju Kampung Inggris.
5/09/2013
The Eighteen Power 1
Kisah
Seorang Sahabat Saat Massa Kuliah
Kita
berjumlah 18 orang pada saat awal pertama kuliah di salah satu universitas negeri di Bandung yaitu Universitas Padjadjaran, kita dari berbagai macam
pulau ada yang dari pulau jawa, itu tentu karena kita kuliah di provinsi jawa
barat. Dan ada orang sumatera, tanggerang. Eh udah deh Cuma segitu aja, ga dari
berbagai pulau. Awal kita kenal saat
masa-masa Ospek, dan ternyata kita hanya 18 orang dalam satu kelas. Awalnya si
gue down, karena gue ngebayangin kalau kuliah itu pasti banyak mahasiswanya
dalam satu kelas. Eh ternyata dan ternyata hanya 18 orang. Ya sudahlah ga
apa-apa, gue bisa terima. Mungkin kami semua adalah orang-orang pilihan,
makanya Cuma 18 orang perkelas (mencoba untuk menghibur diri sendiri).
Kami memiliki berbagai macam karakter
mulai dari karakter A hinggga karekter Z. Oia, kita ini sahabat ya, bukan geng
atau kelompok suatu forum. Oke gue bakalan kenalin sahabat-sahabat gue.
Berdasarkan NPM (nomor pokok mahasiswa), supaya tertib. Ok chek it out.
4/25/2013
What Will I Do Before I Die?
This is a note to my future. Right now i can't imagine where i
read this note, and with whom i read this note. Now, at the moment in my
life, i have dreams to my best future and what i will do before i die. I
have a dream to continue my study in ITS, and i will be bachelor with
grade S.T. After that i will look for job and i hope to work in chevron.
I will make happiness for my families especially my mother. My mother
is inspiring person in my life, because she always gives me motivation
if i have a problem and she is always beside me, and without my parent i
can not live in the world.
Pembahasan Bioetanol
Bioetanol adalah cairan biokimia yang diperoleh dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme yang dilanjutkan dengan proses distilasi. Bahan baku produksi bioetanol dengan cara fermentasi dapat diproduksi dari bahan-bahan yang mengandung gula atau disebut juga substansi sakharin yang rasanya manis, seperti gula tebu, gula bit, molase dan macam-macam sari buah. Selain itu dapat juga digunakan bahan yang mengandung pati, misalnya padi-padian, jagung, gandum, kentang, ubi kayu, sagu, dll. Dan dapat juga digunakan bahan yang mengandung selulosa, misalnya kayu. Pada percobaan ini digunakan bahan baku pembuatan bioetanol yaitu sagu.
Produksi bioetanol dengan bahan baku tanaman yang mengandung pati atau karbohidrat dapat dilakukan dengan proses hidrolisis. Teknologi produksi bioetanol dalam proses hidrolisis biasanya dilakukan dengan metode konvensional yaitu dengan menggunakan asam. Namun metode ini tidak ramah lingkungan karena dapat menimbulkan korosif disamping bahan kimia tersebut harganya relatif mahal. Pengembangan teknologi bioproses dengan menggunakan enzim pada proses hidrolisisnya merupakan suatu proses yang lebih ramah lingkungan. Dalam percobaan ini digunakan teknologi bioproses dengan menggunakan enzim.
3/10/2013
Peragian Alkoholik
Fermentasi merupakan aktivitas mikroorganisme untuk memperoleh energi melalui pemecahan substrat atau katabolisme yang diperlukan untuk proses metabolisme dan pertumbuhannya. Adapun pengertian dari peragian alkoholik itu sendiri yaitu suatu proses pengubahan glukosa menjadi alkohol dan gas karbondioksida melalui suatu rangkaian reaksi enzimatik yang terdapat pada ragi, ragi yang digunakan dalam percobaan ini yaitu Saccharomyces cerevisiae.
Percobaan peragian alkoholik ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan pengaruh zat penghambat atau inhibitor terhadap proses peragian alkoholik, untuk mengetahui adanya alkohol (etanol) melalui uji iodoform pada proses peragian alkoholik, untuk mengetahui cara kerja enzim akibat adanya denaturasi serta untuk mengetahui pengaruh penambahan natrium hidroksida terhadap gas karbondioksida yang dihasilkan dari proses peragian alkoholik.
Prinsip yang mendasari percobaan ini yaitu berdasarkan reaksi glikolisis , di mana glukosa di ubah menjadi dua molekul piruvat melalui 10 tahapan reaksi enzimatik.Pada tahapan reaksi enzimatik ini terbagi menjadi dua tahap, pada tahap pertama glukosa akan di ubah menjadi gliseraldehid 3-fosfat dan pada tahap kedua griseraldehid 3-fosfat yang terbentuk pada tahap pertama akan di ubah menjadi dua molekul piruvat. Selain itu, prinsip yang mendasari percobaan ini yaitu berdasarkan reksi dekarboksilasi piruvat, di mana piruvat di ubah menjadi asetaldehid dan karbondioksida dengan bantuan enzim piruvat dekarboksilase dan berdasarkan reaksi dehidrogenasi asetaldehid, di mana asetaldehid akan di ubah menjadi alkohol (etanol) dengan bantuan enzim alkohol dehirogenase.
Sistem Refrigerasi
Proses
reversibel didefinisikan sebagai proses yang jika dibalik akan melalui lintasan
yang sama. Proses irreversibel adalah kebalikan dari proses reversibel. Siklus
Carnot adalah sebuah siklus reversibel, yang pertama kali dikemukakan oleh Sandi
Carnot pada tahun 1824, seorang insinyur Perancis. Mesin teoretis yang menggunakan
siklus Carnot disebut dengan Mesin Kalor Carnot. Siklus Carnot yang dibalik
dinamakan dengan siklus Carnot terbalik dan mesin yang menggunakan siklus
carnot terbalik disebut dengan Mesin refrigerasi Carnot. Siklus Carnot dan
siklus Mesin refrigerasi Carnot dapat di lihat pada Gambar 1.
(a)
(b)
Gambar 1 (a) Siklus Carnot (b) Siklus Mesin Refrigerasi Carnot (Dalimunthe,
2004)
6/10/2012
PEMBAHASAN RISING FILM EVAPORATOR
Evaporasi merupakan
proses pemisahan termal yang dipakai secara luas untuk memekatkan cairan dalam
bentuk larutan, susupensi maupun emulsi dengan cara menguapakan pelarutnya,
umumnya air dari cairan. Evaporasi atau penguapan bertujuan untuk memisahkan
pelarut dari larutan, sehingga menghasilkan larutan yang lebih pekat. Proses
evaporasi adalah proses perubahan fase suatu zat yaitu dari fase cair menjadi
fase uap. Perubahan fase ini melibatkan sejumlah energi panas dalam prosesnya.
Selama evaporasi terjadi dua peristiwa penting, yaitu transfer massa dan heat transfer. Transfer massa yang
dimaksud adalah perpindahan massa air dalam bahan menuju lingkungannya.
Sedangkan heat transfer adalah
perpindahan panas berupa panas dari lingkungan menuju bahan.
Adapun tujuan dari
percobaan ini yaitu untuk menentukan konsentrasi dari larutan hasil evaporasi
dengan konsentrasi awal 2%, menentukan volume kodensat sebagai hasil samping
dari proses evaporasi, dan untuk menentuka laju alir massa steam yang dibutuhkan untuk menghasilkan larutan pekat.
Alat yang digunakan
untuk memekatkan suatu larutan dengan cara menguapkan pelarutnya disebut
evaporator. Evaporator memiliki dua prinsip dasar yaitu untuk menukar panas dan
untuk memisahkan uap yang terbentuk dari caiaran. Perkembangan
teknologi evaporasi telah melahirkan banyak jenis evaporator. Secara umum
dibedakan atas sirkulasi alami dan sirkulasi paksa. Sirkulasi alami adalah
evaporator yang gerakan cairannya berlangsung secara alami oleh adanya
perbedaan massa jenis atau konveksi alami. Berbeda dengan sirkulasi paksa yang
cairannya digerakan oleh pompa. Dari sisi perpindahan panas, sirkulasi paksa
lebih baik, tetapi lebih mahal dan rumit.
PEMBAHASAN DISTILASI
Distilasi adalah suatu
metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan atau didefinisikan juga teknik
pemisahan bahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih. Dalam proses
distilasi campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian
didinginkan kembali ke dalam bentuk fase cair. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap terlebih
dahulu, sedangkan zat yang memiliki titik didih yang lebih tinggi akan
mengembun dan akan menguap apabila telah mencapai titik didihnya. Metode ini
merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-masing komponen akan menguap pada titik
didihnya. Model ideal distilasi didasarkan pada Hukum Raoult dan Hukum Dalton.
Gambar 1 Distilasi Diferensial
Keterangan :
D= laju alir
distilat, mol/jam
yD=
komposisi distilat, fraksimol
V= jumlah uap
dalam labu
W= jumlah cairan
dalam labu
Subscribe to:
Posts (Atom)
