7/20/2013

Memiliki Pemikiran Dewasa itu Tidak Mudah

Dewasa, apa definisi dari dewasa? Mungkin kita selalu menganggap bahwa kita sudah dewasa, tapi apakah pemikiran kita juga sudah dewasa? Apakah kita selalu dewasa dalam menghadapi atau menyelesaikan suatu masalah? Tidak semua manusia dapat bersikap dewasa, ketika mereka mendapatkan suatu masalah atau saat menyelesaikan masalah . Karena terbawa oleh emosi, kedewasaannya telah tertutupi. Apakah anda pernah mengalaminya? saya pernah membaca suatu blog, bahwa dewasa itu merupakan sebuah pilihan, di mana kita dapat menempatkan diri (bersikap dewasa) dan begitu juga sebaliknya. saya menyadari bahwa saya belum dewasa, karena sampai saat ini saya sedang belajar untuk menjadi orang yang dewasa.
nulis apa ya saya ini, maaf kalau ada salah2 kata. ^_^

Pengalaman di Kampung Inggris

gue mau cerita tentang pengalaman gue di Pare, Kediri, Jawa Timur. Setelah gue lulus D3 gue bingung mau ngapain, mau kerja tapi bingung kerja apa. mau nerusin kuliah juga nunggu dulu 6 bulan. ya udah gue putusin gue mau memperbaiki bahasa inggris gue yang semeraut. dan akhirnya gue putusin buat pergi ke Kampung Inggris di Kediri, Jawa Timur. Waktu itu gue gak tau apa-apa tentang Kampung Inggris, ya udah gue tanya sama kakaknya temen gue yang pernah berilmu di Kampung Inggris. dan gue di kasih info tentang lembaga-lembaga yang ada di Kampung Inggris, awalnya gue ga ngerti apa-apa kalau di bilang masih bloon. dan setelah mendapatkan info gue langsung calling owner dari salah satu lembaga yang ada di Kampung Inggris, karena saking banyaknya lembaga yang ada di Pare. gue nanya-nanya tentang lembaga ini dan akhirnya gue sama temen-temen gue mutusin buat ambil program pertama kali yaitu speaking di Mr. BOB English Club. Kamis, 20 September 2012 gue sama temen-temen gue berangkat ke Pare, Kediri. gue dan temen-temen kumpul di Stasiun Pasar senen. Kita belum tau mau tinggal dimana nanti setelah sampe di Kampung Inggris, kita cuma modal nekat aja berangkat ke Kampung Inggris. Akhirnya gue dan teman-teman sampe di Stasiun Kediri hari jum'at, 21 September 2012. Sesampainya di Stasiun Kita bingung mau naik apa, karena diantara kita ga ada yang tau mau naik apa menuju Kampung Inggris, akhirnya kita dapet info dari adek kelas yang udah pernah ke Pare, dan kita di kasih nomor telepon angkot menuju Kampung Inggris.

5/09/2013

The Eighteen Power 1


Kisah Seorang Sahabat Saat Massa Kuliah
Kita berjumlah 18 orang pada saat awal pertama kuliah di salah satu universitas negeri di Bandung yaitu Universitas Padjadjaran, kita dari berbagai macam pulau ada yang dari pulau jawa, itu tentu karena kita kuliah di provinsi jawa barat. Dan ada orang sumatera, tanggerang. Eh udah deh Cuma segitu aja, ga dari berbagai pulau. Awal  kita kenal saat masa-masa Ospek, dan ternyata kita hanya 18 orang dalam satu kelas. Awalnya si gue down, karena gue ngebayangin kalau kuliah itu pasti banyak mahasiswanya dalam satu kelas. Eh ternyata dan ternyata hanya 18 orang. Ya sudahlah ga apa-apa, gue bisa terima. Mungkin kami semua adalah orang-orang pilihan, makanya Cuma 18 orang perkelas (mencoba untuk menghibur diri sendiri). Kami  memiliki berbagai macam karakter mulai dari karakter A hinggga karekter Z. Oia, kita ini sahabat ya, bukan geng atau kelompok suatu forum. Oke gue bakalan kenalin sahabat-sahabat gue. Berdasarkan NPM (nomor pokok mahasiswa), supaya tertib. Ok chek it out.

4/25/2013

What Will I Do Before I Die?


This is a note to my future. Right now i can't imagine where i read this note, and with whom i read this note. Now, at the moment in my life, i have dreams to my best future and what i will do before i die. I have a dream to continue my study in ITS, and i will be bachelor with grade S.T. After that i will look for job and i hope to work in chevron. I will make happiness for my families especially my mother. My mother is inspiring person in my life, because she always gives me motivation if i have a problem and she is always beside me, and without my parent i can not live in the world. 

Pembahasan Bioetanol


Bioetanol adalah cairan biokimia yang diperoleh dari proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme yang dilanjutkan dengan proses distilasi. Bahan baku produksi bioetanol dengan cara fermentasi dapat diproduksi dari bahan-bahan yang mengandung gula atau disebut juga substansi sakharin yang rasanya manis, seperti gula tebu, gula bit, molase dan macam-macam sari buah. Selain itu dapat juga digunakan bahan yang mengandung pati, misalnya padi-padian, jagung, gandum, kentang, ubi kayu, sagu, dll. Dan dapat juga digunakan bahan yang mengandung selulosa, misalnya kayu. Pada percobaan ini digunakan bahan baku pembuatan bioetanol yaitu sagu.
Produksi bioetanol dengan bahan baku tanaman yang mengandung pati atau karbohidrat dapat dilakukan dengan proses hidrolisis. Teknologi produksi bioetanol dalam proses hidrolisis biasanya dilakukan dengan metode konvensional yaitu dengan menggunakan asam. Namun metode ini tidak ramah lingkungan karena dapat menimbulkan korosif disamping bahan kimia tersebut harganya relatif mahal. Pengembangan teknologi bioproses dengan menggunakan enzim pada proses hidrolisisnya merupakan suatu proses yang lebih ramah lingkungan. Dalam percobaan ini digunakan teknologi bioproses dengan menggunakan enzim.

3/10/2013

Peragian Alkoholik

Fermentasi merupakan aktivitas mikroorganisme untuk memperoleh energi melalui pemecahan substrat atau katabolisme yang diperlukan untuk proses metabolisme dan pertumbuhannya. Adapun pengertian dari peragian alkoholik itu sendiri yaitu suatu proses pengubahan glukosa menjadi alkohol dan gas karbondioksida melalui suatu rangkaian reaksi enzimatik yang terdapat pada ragi, ragi yang digunakan dalam percobaan ini yaitu Saccharomyces cerevisiae.  
Percobaan peragian alkoholik ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan pengaruh zat penghambat atau inhibitor terhadap proses peragian alkoholik, untuk mengetahui adanya alkohol (etanol) melalui uji iodoform pada proses peragian alkoholik, untuk mengetahui cara kerja enzim akibat adanya denaturasi serta untuk mengetahui pengaruh penambahan natrium hidroksida terhadap gas karbondioksida yang dihasilkan dari proses peragian alkoholik.
Prinsip yang mendasari percobaan ini yaitu berdasarkan reaksi glikolisis , di mana glukosa di ubah menjadi dua molekul piruvat melalui 10 tahapan reaksi enzimatik.Pada tahapan reaksi enzimatik ini terbagi menjadi dua tahap, pada tahap pertama glukosa akan di ubah menjadi gliseraldehid 3-fosfat dan pada tahap kedua griseraldehid 3-fosfat yang terbentuk pada tahap pertama akan di ubah menjadi dua molekul piruvat. Selain itu, prinsip yang mendasari percobaan ini yaitu berdasarkan reksi dekarboksilasi piruvat, di mana piruvat di ubah menjadi asetaldehid dan karbondioksida dengan bantuan enzim piruvat dekarboksilase dan berdasarkan reaksi dehidrogenasi asetaldehid, di mana asetaldehid akan di ubah menjadi alkohol (etanol) dengan bantuan enzim alkohol dehirogenase.

Sistem Refrigerasi

Proses reversibel didefinisikan sebagai proses yang jika dibalik akan melalui lintasan yang sama. Proses irreversibel adalah kebalikan dari proses reversibel. Siklus Carnot adalah sebuah siklus reversibel, yang pertama kali dikemukakan oleh Sandi Carnot pada tahun 1824, seorang insinyur Perancis. Mesin teoretis yang menggunakan siklus Carnot disebut dengan Mesin Kalor Carnot. Siklus Carnot yang dibalik dinamakan dengan siklus Carnot terbalik dan mesin yang menggunakan siklus carnot terbalik disebut dengan Mesin refrigerasi Carnot. Siklus Carnot dan siklus Mesin refrigerasi Carnot dapat di lihat pada Gambar 1.

                                                        (a)                                                   (b)
Gambar 1 (a) Siklus Carnot (b) Siklus Mesin Refrigerasi Carnot (Dalimunthe, 2004)

6/10/2012

PEMBAHASAN RISING FILM EVAPORATOR


Evaporasi merupakan proses pemisahan termal yang dipakai secara luas untuk memekatkan cairan dalam bentuk larutan, susupensi maupun emulsi dengan cara menguapakan pelarutnya, umumnya air dari cairan. Evaporasi atau penguapan bertujuan untuk memisahkan pelarut dari larutan, sehingga menghasilkan larutan yang lebih pekat. Proses evaporasi adalah proses perubahan fase suatu zat yaitu dari fase cair menjadi fase uap. Perubahan fase ini melibatkan sejumlah energi panas dalam prosesnya. Selama evaporasi terjadi dua peristiwa penting, yaitu transfer massa dan heat transfer. Transfer massa yang dimaksud adalah perpindahan massa air dalam bahan menuju lingkungannya. Sedangkan heat transfer adalah perpindahan panas berupa panas dari lingkungan menuju bahan.
Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu untuk menentukan konsentrasi dari larutan hasil evaporasi dengan konsentrasi awal 2%, menentukan volume kodensat sebagai hasil samping dari proses evaporasi, dan untuk menentuka laju alir massa steam yang dibutuhkan untuk menghasilkan larutan pekat.
Alat yang digunakan untuk memekatkan suatu larutan dengan cara menguapkan pelarutnya disebut evaporator. Evaporator memiliki dua prinsip dasar yaitu untuk menukar panas dan untuk memisahkan uap yang terbentuk dari caiaran. Perkembangan teknologi evaporasi telah melahirkan banyak jenis evaporator. Secara umum dibedakan atas sirkulasi alami dan sirkulasi paksa. Sirkulasi alami adalah evaporator yang gerakan cairannya berlangsung secara alami oleh adanya perbedaan massa jenis atau konveksi alami. Berbeda dengan sirkulasi paksa yang cairannya digerakan oleh pompa. Dari sisi perpindahan panas, sirkulasi paksa lebih baik, tetapi lebih mahal dan rumit.

PEMBAHASAN DISTILASI


Distilasi adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan atau didefinisikan juga teknik pemisahan bahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih. Dalam proses distilasi campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk fase cair. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap terlebih dahulu, sedangkan zat yang memiliki titik didih yang lebih tinggi akan mengembun dan akan menguap apabila telah mencapai titik didihnya. Metode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Model ideal distilasi didasarkan pada Hukum Raoult dan Hukum Dalton.

Gambar 1 Distilasi Diferensial
Keterangan :
D= laju alir distilat, mol/jam
yD= komposisi distilat, fraksimol
V= jumlah uap dalam labu
W= jumlah cairan dalam labu

7/26/2011

PEMANFAATAN BAKTERI KAPANG DALAM PEMBUATAN TAUCO

Fermentasi merupakan aktivitas mikroorganisme untuk memperoleh energi yang diperlukan untuk proses metabolisme dan pertumbuhannya melalui pemecahan atau katabolisme terhadap senyawa-senyawa organik secara anaerobik. Dari segi mikrobiologi industri fermentasi yaitu proses untuk menghasilkan berbagai produk dengan perantara mikroorganisme yang merupakan pendayagunaan sifat baik produk-produk katabolisme atau anabolisme.
Fermentasi bahan pangan adalah sebagai hasil kegiatan beberapa jenis mikroorganisme diantara beribu-ribu jenis bakteri. Khamir dan kapang yang telah di kenal. Kapang adalah mikroorganisme yang termaksud dalam anggota Kingdom Fungi yang membentuk hifa. Kapang bukan merupakan kelompok taksonomi yang resmi, sehingga anggota-anggota dari kapang tersebar ke dalam filum Glomeromycota, Ascomycota, dan Basidiomycota. Kapang (Inggris: mold) merupakan anggota regnum Fungi ("Kerajaan" Jamur) yang biasanya tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah. Sebagian besar kapang merupakan anggota dari kelas Ascomycetes. Kapang bereproduksi dengan menggunakan spora. Spora kapang terdiri dari dua jenis, yaitu spora seksual dan spora aseksual. Spora aseksual dihasilkan lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan spora seksual. Spora aseksual memiliki ukuran yang kecil (diameter 1-10 μm) dan ringan, sehingga penyebarannya umumnya secara pasif menggunakan aliran udara. Apabila spora tersebut terhirup oleh manusia dalam jumlah tertentu akan mengakibatkan gangguan kesehatan.